Tulisan ini difokuskan pada bagaimana bentuk ritual Posasiq Mandar di Pulau Bungkutoko Sulawesi Tenggara dan bagaimana akomodasi Islam terhadap ritual Posasiq Mandar di Pulau Bungkutoko Sulawesi Tenggara. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode wawancara mendalam, observasi partisivasi dan analisis telaah dokumen. Prosedur analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa bentuk ritual Posasiq Mandar di Kelurahan Bungkutoko Sulawesi Tenggara dibagi ke dalam tiga kelompok besar. Ritual pada masa pembuatan perahu. Rital ini dilakukan oleh Posasiq di saat mempersiapkan perahu, mulai dari penebangan pohon sampai kepada pembuatan perahu dan alat tangkap ikan lainnya. Ritual masa Mosasiq. Ritual pada fase ini terkait dengan segala kegiatan Posasiq pada saat melaut dan anggota keluarganya yang ada di darat. Ritual pada masa mereka memasarkan hasil Mosasiq. Ritual ini biasanya dikemas dalam acara mappabuka, yaitu memberi makan warga sekitar dan sanak keluarga yang didahului dengan pembacaan do’a syukur. Ritual ini dilangsungkan pada bulan Ramadhan sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT atas hasil yang diperoleh selama setahun.
Copyrights © 2018