Karamunting (Rhodomyrtus tumentosa, (W.Ait),Myrtaceae) merupakan tanaman yang memiliki kandungan senyawa bioaktif yang dapat berfungsi sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, antidiabetes, dan antifungi. Dalam penelitian ini menggunakan tikus jenis Spraque dawley umur ± 3 bulan yang diberi ekstrak daun karamunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui khasiat daun karamunting dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor digunakan dalam penelitian ini. Faktor pertama adalah jumlah pemberian dalam sehari (1 dan 2 kali) terhadap hewan coba dan faktor kedua adalah tiga dosis pemakaian ekstrak daun karamunting. Parameter yang diamati adalah kadar gula darah hewan coba. Pengukuran dilakukan sebelum diberi aloksan, setelah diberi aloksan, minggu pertama dan minggu kedua setelah pemberian aloksan. Rata-rata kadar gula darah hewan coba dianalisa menggunakan uji non parametrik Kruskal Wallis untuk mengetahui perbedaan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukan tidak ada perbedaan antara perlakuan ekstrak daun karamunting dan glibenclamid dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit. Selisih penurunan kadar gula darah perlakuan pemberian ekstrak daun karamunting yang diberikan 2 kali sehari untuk semua dosis hasilnya lebih tinggi jika dibandingkan dengan perlakuan pegobatan dengan glibenclamid. Perlunya dilakukan penelitian lanjutan mengenai metode pengemasan ekstrak daun karamunting sebagai obat diabetes.
Copyrights © 2024