Game Metasekerta berpotensi sebagai media revitalisasi kesenian wayang Indonesia. Namun, media tersebut memerlukan aset karakter-karakter wayang untuk diterapkan pada game Metasekerta. Penelitian ini melakukan pengembangan 15 karakter wayang dari cerita Bharatayudha yang familiar dikenal masyarakat umum. Metode penelitian ini menggunakan model design thinking untuk menghasilkan desain karakter wayang yang selaras dengan pemahaman pengguna sehingga dapat melanjutkan pengetahuan terkait seni pewayangan. Selain itu, penggambaran karakter wayang dipenelitian ini menggunakan teknik digital imaging untuk mempermudah penyampaian desain wayang dengan konsep sederhana. Hasil penelitian menunjukkan desain karakter wayang yang telah dikembangkan mampu dikenali oleh 68% responden yang sudah jarang menonton pertunjukkan wayang serta hasil validasi kepada praktisi seniman wayang dan desain grafis, tokoh-tokoh wayang yang telah dikembangkan Penulis, kompatibel diterapkan sebagai aset game baik dari segi keotentikan maupun visualnya. Dari hasil tersebut, desain karakter wayang dari penelitian ini berpotensi untuk diterapkan sebagai aset game Metasekerta maupun media revitalisasi budaya lainnya.
Copyrights © 2024