Jurnal Basicedu
Vol. 4 No. 2 (2020)

Perbedaan Model Pembelajaran Problem Solving dan Discovery Learning ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik

Moto, Maklonia Meling (Unknown)
Srigiarti, Srigiarti (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Apr 2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran Discovery learning dan Problem solving ditinjau dari keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas 4 sekolah Dasar pada pembelajaran tematik. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik probality yaitu dengan area sampling atau cluster sampling sehingga jumlah sampel penelitian berjumlah 51 peserta didik. Metode penelitian yang dugunakan adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimental Research). Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif dan uji T. hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem solving lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dari pada model pembelajaran Discovery learning. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil akhir yang diperoleh dari kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik (N) sebanyak 26 peserta didik dengan nilai rata-rata sebesar 61,32, sementara pada kelas kontol diperoleh nilai rata-rata sebesar 66,85 dengan (N) sebanyak 25 peserta didik. Hasil uji T diperoleh nilai signifikansi pada F sebesar 2,589 dan nilai sig 0,024 < 0,050, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam penerapan model problem solving dan discovery learning ditinjau dari keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas 4 SD dalam pembelajaran tematik

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

basicedu

Publisher

Subject

Mathematics

Description

Penelitian tentang ilmu kependidikan dan bertujuan membandingkan keefektifan model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan pendekatan discovery yaitu dengan memberi soal pemecahan masalah pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGSD Universitas ...