Penelitian ini dilatarbelakangi oleh nilai-nilai Islam yang terkandung dalam kesenian rapa’i geleng. berdasarkan hasil observasi di MAN Model Banda Aceh materi seni rapa’i geleng hanya diajarkan sebatas praktik tariannya saja tanpa adanya upaya guru dalam menanamkan nilai-nilai Islam dari kesenian tersebut, sehingga peserta didik tidak dapat memahami makna yang terkandung dalam materi seni rapa’i geleng. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang akhlakul karimah dengan menggunakan model VCT jenis Analisis nilai. Model tersebut akan dikembangkan menggunakan metode penelitian design base research (DBR). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan akhlak peserta didik dengan persentase pada bentuk akhlak taqwa 88.9%, sopan santun 85%, Amanah 82%, dan menuntut ilmu 87%. Model VCT seni rapa’i geleng sudah direfleksi yang semula dirancang 9 (Sembilan) kali pertemuan menjadi 6(enam) kali pertemuan sehingga efektif untuk digunakan di dalam pembelajaran. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal guru harus berperan aktif dalam proses pembelajaran, sehingga peserta didik mampu mencerna makna dari pembelajaran seni rapa’i geleng. Oleh karena itu guru harus mampu mengembangkan model pembelajaran demi terwujudnya tujuan Pendidikan yaitu membentuk watak peserta didik yang akhlakul karimah.
Copyrights © 2023