Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masalah kurangnya pemahaman mitigasi bencana dikalangan anak-anak karena kurangnya media pembelajaran yang memuat materi tentang mitigasi bencana gempa bumi mengingat Indonesia menjadi salah satu negara dengan riwayat gempa tertinggi berdasarkan letak geografisnya. Tujuan penelitian ini ialah mengembangkan media pembelajaran interaktif bernama Jojo Siaga yang mampu meningkatkan pemahaman anak tentang mitigasi bencana gempa bumi ditinjau dari aspek keefektifan, keefisienan, dan kemenarikan media. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE dengan tahap analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil yang didapatkan pada proses validasi yaitu validasi ahli materi dengan persentase 97,5%, validasi ahli media 95%, validasi pengguna 92,46%. Hasil yang didapatkan pada uji coba kelompok kecil yaitu pada aspek keefektifan media 90%, aspek keefisienan 92,5%, dan aspek kemenarikan 97,5%. Hasil yang didapatkan pada uji coba kelompok besar yaitu pada aspek keefektifan 95,63%, aspek keefisienan 94,38%, dan aspek kemenarikan 98,75%. Kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah media Jojo Siaga dinyatakan sangat layak dan sangat valid untuk dapat digunakan pada anak usia 5-6 tahun dengan lingkup materi mitigasi bencana gempa bumi.
Copyrights © 2024