Dalam jangka menengah, Pemerintah Indonesia merumuskan RPJMN untuk menjalankan misi pembangunan di mana salah satu agendanya adalah mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan dengan sasarannya adalah meningkatnya pemerataan antar wilayah. Menilik data dari BPS, indikator ketimpangan pendapatan nasional ternyata masih kurang mampu menggambarkan kondisi spesifik suatu wilayah. Salah satunya ialah di Provinsi Jawa Timur yang mengalami peningkatan nilai rasio gini tahun 2021-2023. Menariknya, wilayah eks-keresidenan Kediri yang menjadi salah satu wilayah yang menopang perekonomian Provinsi Jawa Timur, ternyata hanya terdapat dua kota di eks-keresidenan Kediri yang mempunyai rasio gini di atas rerata nasional, yaitu Kota Blitar dan Kota Kediri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji gambaran ketimpangan pendapatan yang terjadi di wilayah eks-keresidenan Kediri, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh pada ketimpangan pendapatan di wilayah eks-keresidenan Kediri periode 2018-2023 memanfaatkan analisis regresi data panel. Berdasarkan kajian yang telah dilaksanakan, IPM mempunyai pengaruh positif dan signifikan pada ketimpangan pendapatan dan share sektor industri terhadap total PDRB berpengaruh negatif dan signifikan pada ketimpangan pendapatan. Kata Kunci: Ketimpangan Pendapatan, Rasio Gini, Model Fixed Effect
Copyrights © 2024