Abstrak : Pada jurnal ini akan membahas mengenai energi bersih di India dengan memanfaatkan panel surya. hal tersebut dikarenakan pada zaman sekarang ini tingginya angka polusi udara, yang dimana hal tersebut menjadi permasalahan lingkungan yang memerlukan perhatian serius. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang menggunakan batubara sebagai penghasil energi listrik menjadi salah satu penyumbang polusi udara di India. Selain menjadi penyumbang polusi udara, India juga menjadi salah satu negara produsen batubara terbesar di dunia. India bersama China menjadi negara produsen batu bara di dunia, kedua negara ini menggunakan batu bara guna mendorong pertumbuhan ekonomi, sehingga kedua negara ini menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi terkuat di dunia. Permintaan batubara di India terus meningkat secara signifikan akibat bertambahnya populasi dan ekonomi. Pada satu sisi pasokan listrik di India terutama pada daerah pedesaan masih kurang dari kebutuhan yang dapat menghambat ekonomi, sedangkan di sisi lain daerah perkotaan memerlukan konsumsi energi yang tinggi. Dengan banyaknya permintaan dan penggunaan batu bara membuat negara ini menjadi negara penghasil karbondioksida terbesar ketiga di dunia. Oleh karena itu, India diminta oleh negara-negara G7 untuk berkomitmen menuju status emisi nol bersih paling lambat sampai tahun 2050. India merupakan negara yang memiliki 2 iklim utama yaitu tropis dan subtropis. Sebagai negara tropis yang dengan cahaya matahari sepanjang tahun, India memanfaatkannya dengan cara mengolah energi surya menjadi listrik dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya. Berdasarkan data Diagram Kapasitas Instalasi Tenaga Surya energi surya di India berkembang secara pesat dengan menghasilkan listrik di negara bagian yaitu Rajasthan sekitar 3615 MW dan industri tenaga surya atap Gujarat menduduki nomor satu dengan kapasitas terpasang tenaga surya sebesar 660 MW.
Copyrights © 2023