Masa transisi memasuki pendidikan tinggi menuntut mahasiswa untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, yang terkadang menimbulkan tantangan baru bagi mahasiswa rantau karena tidak hanya menyesuaikan diri dengan kehidupan akademik di kampus tetapi juga kehidupan sosial di lingkungan baru. Tak jarang sebagian mahasiswa mengalami kerinduan akan rumah dan keluarga dekat atau yang biasa disebut homesickness. Artikel ini menyajikan konstruksi alat ukur homesickness yang disusun berdasarkan aspek keterikatan pada rumah dan kesulitan menyesuaikan diri yang diujicobakan pada 97 mahasiswa rantau tahun pertama. Serangkaian uji psikometri berupa uji validitas, uji reliabilitas, dan uji daya beda dilakukan untuk memvalidasi skala homesickness hingga diperoleh nilai α Cronbach sebesar .921. pada putaran pertama, sebanyak 3 pernyataan tidak memenuhi kriteria indeks daya beda, dan di akhir diperoleh 29 pernyataan yang memenuhi kriteria. Penyempurnaan alat ukur diperlukan untuk pengembangan penelitian mendatang.
Copyrights © 2024