Siswa banyak mengalami kecemasan karena mengkhawatirkan akan berlangsungnya pembelajaran dimasa pandemi ini dan ditambah juga munculnya varian baru yaitu varian omicron yang bisa saja dapat menimbulkan kecemasan kepada siswa selama menjalani pembelajaran dimasa pandemi berlangsung. Penelitian ini termasuk jenis penelitian ‘’ pra experimen’’ sampel pada penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 18 Makassar kelas VII dan VIII. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive random sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi promosi kesehatan melalui aplikasi whatsapp terdapat ”Tingkat Kecemasan Ringan” yaitu 43 (71,1%) setelah diberikan edukasi melalui aplikasi whatsapp terdapat perubahan yang signifikan karena pengaruh promosi kesehatan melalui aplikasi whatsapp dengan jumlah sebanyak 53 (88,3%) mengalami “Kecemasan Normal”. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Sebelum dilakukan promosi kesehatan melalui aplikasi whatsapp terdapat bahwa banyak siswa yang mengalami kecemasan ringan dan sedang yang dimana karena kekhawatiran dan ketakutan pada siswa sangat tinggi sehingga menimbulkan kecemasan pada siswa. Setelah dilakukan intervensi melalui aplikasi whatsapp terdapat pengaruh yang signifikan yang dimana sebelum diberikan edukasi terdapat kecemasan siswa ada di kategori ringan dan sedang setelah diberikan edukasi terdapat penurunan kecemasan siswa menurun. Saran dari peneliti berharap agar informasi promosi kesehatan yang telah di berikan dapat digunakan sebagai informasi kesehatan bagi remaja yang mengalami masalah psikologis.
Copyrights © 2023