Pendahuluan: Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) gejalanya berupa batuk, adanya sputum dan sesak napas akibat dari resistesi aliran udara yang menurunkan saturasi oksigen. Latihan pursed lips breathing dengan metode audiovisual dapat meningkatkan saturasi oksigen sebagai petunjuk. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada pengaruh pursed lips breathing dengan metode audiovisual terhadap saturasi oksigen pasien PPOK di Ruang Gatutkaca RSUD Jombang. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pre-experiment menggunakan rancangan one-group pre-post test desaign. Populasi penelitian ini 92 responden, dan sampel 31 responden menggunakan teknik consecutive sampling, diuji analisis dengan Wilcoxon Sign Rank Test di SPSS. Nilai saturasi oksigen pasien PPOK sebelum diberikan intervensi pursed lips breathing dengan metode audiovisual dari 31 responden mengalami hipoksemia ringan, pada 23 responden rata-rata saturasi oksigen 94%. Nilai saturasi oksigen setelah diberikan intervensi 15 menit selama 3 hari pada pagi, sore dan malam membaik, dari 31 responden pada 15 responden rata-rata saturasi oksigen 97%. Hasil: Analisis data diuji Wilcoxon Sign Rank Test, didapatkan hasil nilai signifikasi ρ value = 0,000 atau < ( 0,05) bermakna H1 diterima, artinya ada pengaruh pursed lips breathing dengan metode audiovisual terhadap saturasi oksigen pasien PPOK.
Copyrights © 2023