Intuisi
Vol 7, No 2 (2015): Juli 2015

Gambaran Psychological Well-Being Keluarga Miskin Kampung Nelayan Tegal Sari Kota Tegal

Wijaya, Mario Indrianto (Unknown)
Deliana, Sri Maryati (Unknown)
Hendriyani, Rulita (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Nov 2023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran psychological well-being keluarga miskin kampung nelayan RW 06 dan RW 10 Tegal Sari, Kota Tegal. Subjek penelitian berjumlah 65 orang yang merupakan keluarga miskin kampung nelayan Tegal Sari, Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian simple random sampling. Metode penelitan yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atau 78,46 persen (51 orang) menyatakan dirinya memiliki psychological well-being berada pada tingkat sedang. Sedangkan yang termasuk dalam kriteria tinggi hanya sebesar 15,38 persen (10 orang) dan 6,15 persen (4 orang) berada pada kategori rendah. Dari enam dimensi yang diteliti yaitu dimensi penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi, berada tingkat sedang,  dimensi yang paling besar proporsinya dalam terbentuknya psychological well-being pada keluarga miskin kampung nelayan Tegal Sari, Kota Tegal adalah dimensi pertumbuhan pribadi, sedangkan  dimensi yang paling kecil hubungan positif dengan orang lain. Gambaran secara umum masyarakat kampung nelayan RW 06 dan RW 10 Tegal Sari, Kota Tegal mempunyai psychological well-being yang berada pada kategori sedang. Berarti setengah dari masyarakat kampung nelayan berada pada tingkat ekonomi yang tergolong berkecukupan, karena mereka masih dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan dapat menyekolahkan anak mereka walau mereka berpenghasilan sangat rendah. The purpose of this study was to determine how the image of psychological well-being of poverty families fishing village Tegal Sari, Tegal. Subject numbered 65 people who are poor fishing village . This research uses simple random sampling study. Research method used is descriptive quantitative method. The results showed that most or 78.46 percent (51 people) claimed have psychological well-being was at a moderate level . While the criteria are included in the height of only 15.38 percent (10 people) and 6.15 percent (4 people) are in the low category. Of the six dimensions studied were the dimensions of self acceptance, positive relations with others, autonomy, environmental mastery, purpose in life, and personal growth, to be moderate, the dimensions of the greatest proportion in the formation of psychological well-being for the poverty fisher village of Tegalsari, Tegal is the dimension of personal growth, while the smallest dimension of positive relationships with others. Picture of the general public fisher village Tegal Sari has psychological well-being that are in the medium category. Means half of the public fisher village is at a level that is relatively affluent economies, because they are still able to meet their daily needs and can send their children even though they income very low.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

INTUISI

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah is the scientific publication media to accommodate ideas and innovation research results of psychology academicians and other experts who are interested in the field of Psychology. Vision intuition is to encourage the development of science-based psychology, ...