Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran intimacy dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi baik atau tidaknya intimacy pada pasangan suami istri yang menjalani hubungan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk studi fenomenologi dengan menggunakan alat pengumpul data wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah pasangan suami istri yang menjalani hubungan jarak jauh. Hasil penelitian ini terdapat intimacy yang baik pada pasangan suami istri yang menjalani hubungan jarak jauh karena dari sepuluh aspek intimacy Stemberg subjek memiliki sembilan aspek intimacy. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi baik atau tidaknya intimacy pasangan suami istri yang menjalani hubungan jarak jauh yaitu: komunikasi yang terbuka, mampu mengungkapkan dan mengekspresikan segala jenis emosi termasuk yang tidak menyenangkan, memberikan perhatian satu sama lain, komitmen dan empati dan prilaku menjaga. Implikasi dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi serta masukan bagi para calon ataupun pasangan suami istri serta para konsultan pernikahan mengenai intimacy pasangan suami istri yang menjalani hubungan jarak jauh, sehingga informasi atau masukan tentang intimacy pasangan suami istri yang menjalani hubungan jarak jauh ini dapat dijadikan pertimbangan ketika pasangan suami istri akan ataupun sedang menjalani hubungan jarak jauh. The objective of this study is to find out descriptions about intimacy and factors influencing good or bad intimacy of long distance relationship spouses. The research uses qualitative approach in form of phenomenological study using interview sheets and observations. The subject of this study is a couple of married who is in a long distance relationship. The result of the study involves a good intimacy of spouses who are in long distance relationships for the subject has nine out of ten of Stemberg’s intimacy aspects. Intimacy has many factors influencing whether it is a good or bad intimacy, among of them are: communication especially deep self-disclosure; expression of genuine emotions, even unpleasant ones; paying attention to each other; commitment; and empathic and nurturing behaviors. The study can be implied as a source of information and also as an input for them who are going to be in a long distance relationship and for marriage consultants in case of long distance spouses’ intimacy so that information and input of this kind of intimacy can be a consideration for spouses whether they will or are going to be in a long distance relationship.
Copyrights © 2015