Penelitian ini menganalisis film Imperfect: Karir, Cinta dan Timbangan yang menceritakan bagaimana tokoh-tokoh dalam film yang berjuang untuk kesetaraan gender dengan menolak dominasi laki-laki dan melawan diskriminasi terhadap perempuan. Perempuan merupakan kelompok marjinal yang sering sekali dianggap lemah dan tidak memiliki kuasa. Akibatnya, perempuan sering dibatasi dalam ruang publik dan karir karena tidak sesuai dengan ekspektasi kelompok dominan walaupun mereka memiliki kemampuan. Meskipun kesetaraan gender selalu digaungkan namun sulit untuk dicapai karena masih kuatnya budaya patriarki dan ideologi yang selalu diwariskan dari generasi ke generasi. Ideologi yang ditanamkan adalah perempuan tempatnya berada di ruang privat yang mengurusi sektor domestik sedangkan laki-laki berada di ruang publik. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis dominasi laki-laki dan wacana standar kecantikan pada Film Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan perspektif standpoint feminism untuk menganalisis konsep standpoint, situated knowledge dan sexual division of labour. Hasilnya, dalam film terdapat adegan yang menunjukkan perempuan dibatasi berkarir karena berpenampilan tidak menarik meskipun memiliki kemampuan, dikekang dan diatur dalam berlaku dan berpenampilan, serta mengalami diskriminasi akibat tidak memenuhi standar masyarakat. Menariknya pada film ini tokoh dalam film berhasil melakukan resistensi sehingga dapat mengubah sudut pandang dan mindset lingkungan sekitarnya.
Copyrights © 2024