Borobudur
Vol. 17 No. 2 (2023): Jurnal Konservasi Cagar Budaya Borobudur

KARAKTERISTIK FISIK DAN MINERALOGI TUFF PENYUSUN CANDI PLAOSAN

Haldoko, Leliek Agung (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Feb 2024

Abstract

Candi Plaosan yang terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dibangun menggunakan material andesit dan tuff. Tuff pada Candi Plaosan di antaranya dipakai pada bagian pagar, stupa perwara dan talud parit. Tuff memiliki karakteristik yang lebih mudah lapuk jika dibandingkan dengan andesit. Akibatnya kebutuhan batu pengganti untuk jenis tuff menjadi lebih besar. Permasalahan terjadi ketika batu pengganti yang digunakan memiliki kualitas yang tidak sesuai dengan batu aslinya. Karena itu perlu penelitian untuk menentukan karakteristik tuff penyusun Candi Plaosan. Penelitian dilakukan untuk memperoleh karakteristik fisik maupun mineralogi tuff penyusun Candi Plaosan. Karakteristik fisik yang diteliti meliputi parameter densitas, porositas, kekerasan dan kuat tekan. Selain itu dilakukan analisis mineralogi untuk mengetahui jenis tuff dan komposisi mineral penyusunnya. Hasil penelitian menunjukkan batu kulit Candi Plaosan merupakan jenis lithic tuff, sedangkan untuk batu isian terdiri dari dua jenis yaitu lithic tuff dan vitric tuff. Nilai densitas tuff batu kulit berkisar antara 1,12-1,23 g/cm3 sedangkan untuk batu isian antara 0,96-1,20 g/cm3. Porositas batu kulit berkisar antara 45,56-47,00% sedangkan untuk batu isian antara 46,54-50,59 %. Kekerasan tuff batu kulit maupun batu isian memiliki nilai yang sama yaitu 3 skala mohs. Tuff batu kulit memiliki kuat tekan 46,15-67,71 kg/cm2 sedangkan pada batu isian berkisar antara 28,81-51,86 kg/cm2. Dengan karakteristik fisik dan mineralogi yang telah diperoleh, maka batu pengganti yang akan digunakan diharapkan dapat memenuhi seluruh karakteristik batu aslinya.

Copyrights © 2023