Penelitian ini bertujuan (1) mengkaji ketidakseimbangan sistem transmisi disaat terjadi gangguan; (2) menghitung kapasitas konduktor yang digunakan terhadap beban yang dialirkan; (3) mengkaji kondisi jalur tengah untuk peningkatan stabilitas sistem Sulselbar.Penelitian ini dilakuksn di kota Makassar, data sekunder merupakan data yang diperoleh dari PT. PLN (Persero) wilayah Sulsel pada bagian AP2B dan studi literature. Metode yang digunakan adalah metode perbandingan, dimana data-data dari sistem transmisi di Sulselbar di simulasi dengan menggunakan power word simulator 13 (PWS). Simulasi dilakukan dalam kondisi normal (kondisi tidak terjadi gangguan) dan kondisi disaat terjadi gangguan. Simulasi masuknya transmisi jalur tengah, jalur Sengkang-Sidarap dan masuknya pembangkit baru dalam mengatasi ketidakstabilan sistem dari sisi suplai daya.Kondisi sistem saat normal nampak daerah rawan/bottle-neck dan disaat terjadi gangguan di bus Tello 150 sistem blackout. Masuknya jalur tengah, jalur Sengkang-Sidrap dan pembangkit baru dapat menciptakan sistem Sulselbar stabil dan handal.
Copyrights © 2012