Peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan energi terbarukan dan konservasi energi di Indonesia sangatlah penting untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan kesadaran dan pemahaman yang tepat tentang isu-isu lingkungan hidup ini, masyarakat dapat berpartisipasi dalam pengembangan energi terbarukan dan konservasi energi, sehingga dapat meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu cara untuk meningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat adalah melalui pelatihan daring terstruktur yang dapat dijangkau dan diakses oleh masyarakat tanpa dibatasi oleh lokasi, biaya, atau persyaratan akademis. Metode ini sering dikenal dengan Massive open online course (MOOC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efektivitas pelatihan berbasis massive open online course (MOOC). Penelitian ini menggunakan metode dekriptif kuantitatif yang mana memecahkan masalah yang aktual melalui pengumpulan, pengklasifikasian, analisis data dan informasi. Teknik pengumpulan data menggunakan survei. Analisis dilakukan dengan pengumpulan data dan informasi tentang efektifitas pelatihan berbasis MOOC. Tingkat efektifitas program diukur dengan indikator yaitu behavioural level, cognitive level, dan emotional level. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan pelatihan berbasis MOOC telah berhasil melakukan fully engagement kepada para peserta. Pelatihan MOOC sangat sesuai untuk Pelatihan tingkat dasar. Hasil tersebut dapat menjadi acuan dalam melakukan pengembangan pelatihan berbasis MOOC.
Copyrights © 2024