Pelanggan surat kabar cetak menjadi sebuah fenomena unik di era digital. Keberadaan mereka memberikan gambaran bagaimana surat kabar menjadi sebuah media cetak yang belum memudar dalam situasi konvergensi media. Pelanggan memiliki ideologi media yang menggambarkan alasan bagi mereka untuk tetap menjadikan surat kabar tersebut sebagai salah satu sumber informasi primer. Konsep ideologi media dalam penelitian ini menggunakan perspektif ideologi media yang dipaparkan oleh Ilana Gershon. Hal yang menarik adalah ideologi media mampu membuat seorang pelanggan konsisten dalam mengadopsi dan bahkan mengubah perspektif mereka terhadap media lainnya. Penelitian mengenai ideologi media pelanggan surat kabar ini bertujuan membongkar aspek-aspek fundamental terkait motif berlangganan surat kabar cetak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui in-depth interview yang dijawab oleh empat pelanggan surat kabar yang dipilih secara purposive. Construct validity digunakan dengan cara meninjau dari beberapa sumber bukti yaitu primer dan sekunder. Data primer berasal dari informan dan sekunder berasal dari literatur. Hasil penelitian menunjukkan beberapa aspek yang melandasi ideologi media pelanggan surat kabar yaitu kenyamanan, kredibilitas, dan kompleksitas. Bagi pelanggan, tiga aspek ini menjadi beberapa pertimbangan dalam menggunakan surat kabar cetak. Terlepas dari bagaimana lama atau baru sebuah media informasi, tiga aspek preferensi tersebut diyakini informan sebagai ideologi media dalam memilih surat kabar cetak sebagai informasi utama mereka.
Copyrights © 2024