Pelaporan keuangan tidak akan terlepas dari sebuah proses akuntansi. Pelaporan keuangan mencakup informasi-informasi yang dapat berpengaruh besar dalam kelangsungan hidup perusahaan. Salah satu indikator yang berpengaruh besar dalam laporan keuangan adalah laba perusahaan. Laba perusahaan dapat menunjukkan bagaimana kinerja keuangan perusahaan dan mengukur tingkat efisiensi operasional dari perusahaan tersebut. Penelitian ini ditujukan untuk melihat apakah csr disclosure, pertumbuhan laba, ukuran bisnis, bid-ask spread, independent commisioners yang dimoderasi dengan institutional ownership berpengaruh terhadap manajemen laba. Objek penelitian yang digunakan adalah perusahaan non-keuangan sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2019 sampai dengan tahun 2022. Pengambilan sampel yang digunakan didalam penelitian adalah purposive sampling. Dengan data sampel total sebanyak 222 data, 74 perusahaan yang memenuhi persyaratan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran bisnis, csr disclosure, pertumbuhan laba, bid-ask spread, independent commisioners berpengaruh negatif dan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba dan dengan dimoderasi oleh institutional ownership.
Copyrights © 2024