Implementasi Kurikulum Merdeka yang telah berlangsung selama dua tahun menghadapi berbagai masalah. Salah satu masalah utama adalah kesiapan sumber belajar yang dapat mendukung tujuan kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik e-modul, validitas, kepraktisan, dan keefektifan e-modul IPA berbasis isu sosial sains dalam meningkatkan literasi sains dan literasi sosial. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Uji efektivitas menggunakan desain pretest -posttest non-equivalent control group design. Subjek yang terlibat pada penelitian ini adalah ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen yakni angket validitas ahli, angket kepraktisan, tes literasi sains, dan pedoman observasi literasi sosial. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, e-modul memiliki tingkat validitas isi, bahasa, dan media yang tergolong sangat tinggi. Selain itu, e-modul juga tergolong pada kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa, kebaruan fitur seperti, video interaktif, fill the blank, drag and drop, image hotspot, image pairing, dan rekaman audio pada e-modul IPA berbasis isu sosial sains terbukti efektif meningkatkan literasi sains dan literasi sosial peserta didik. Penelitian ini berimplikasi pada peningkatan kuantitas dan kualitas sumber belajar yang dapat mendukung penerapan Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2024