Latar Belakang: Hipertensi masih menjadi penyebab kematian tertinggi dan merupakan infeksi Antisipasi dan Pengendalian Penyakit Tidak Dapat Dipindahtangankan yang tertinggi saat ini berdasarkan hasil laporan Service of Wellbeing tahun 2019. Metode: Teknik yang digunakan adalah dengan menelusuri basis informasi elektronik Pintu Eksplorasi, Pintu Masuk Garuda, dan Google Researcher. Hasil: Delapan artikel yang digunakan dalam audit tersebut, semuanya menunjukkan bahwa kualitas penderita hipertensi bergantung pada usia antara 50 hingga 65 tahun dengan sebagian besar responden adalah perempuan, kemudian dilihat dari denyut nadi, yaitu tekanan darah sistolik tertentu ≥130 mmHg. dan diastolik ≥80 mmHg, dan mengingat jangka waktu pengobatan. Kesimpulan: Terdapat pengaruh kerja aktif jalan kaki terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi, khususnya pada lansia. Aktifitas berjalan kaki sangat dipengaruhi oleh lama atau rentang waktu berjalan dilakukan.Kata kunci: Aktivitas fisik jalan kaki, hipertensi, olahraga jalan kaki, penurunan tekanan darah, tekanan darah tinggi
Copyrights © 2023