Penelitian ini menerapkan metode event study terhadap peristiwa penyerangan Rusia ke Ukraina, dengan fokus pada pembuktian empiris mengenai adanya kembalian tidak normal sekitar peristiwa tersebut, serta perbedaan kembalian tidak normal sebelum dan selama peristiwa. Riset ini bersifat sensus dengan melibatkan 45 saham yang tergabung di Indeks Liquid 45 sebagai populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui sumber sekunder, di antaranya harga saham penutupan secara harian dan IHSG secara harian. Analisis data berbasis pendekatan statistika parametriks, yaitu uji-t satu sampel dan uji-t sampel berpasangan. Secara statistika, penelitian ini menemukan bukti mengenai adanya kembalian tidak normal, meskipun tidak signifikan, di seputar peristiwa penyerangan Rusia ke Ukraina. Selain itu, terdapat anomali yang tidak signifikan antara kembalian abnormal sebelum dan selama peristiwa tersebut. Kesimpulan dari riset ini adalah bahwa capital market Indonesia dikatakan sebagai market efisien semi kuat secara informasi. Temuan ini dapat menjadi acuan investor dalam pengalokasian dana, bertujuan memperoleh portofolio yang optimal.
Copyrights © 2024