Abstract: This research is aimed to study how the comparison between the “Ngudi Kawruh” and “Guyub Rukun” Community Reading Centre in literation. The research method used in this research is interview, observation, and documentation. Data validity test in this research uses source and technique triangulation. Moreover, data analysis used is Miles and Huberman model. The research finds that the activities of literation in the “Ngudi Kawruh” Community Reading Centre are more than the “Guyub Rukun” in terms ofthe 6 (six) dimensions of literation as mentioned in the theory. The “Ngudi Kawruh”meets all the 6 (six) dimensions of literation,meanwhile the Guyub Rukun only has 5 (five) dimensions of literation, those are reading and writing literation, science literation, digital literation, financial literation, and cultural and citizenship literation.Keywords: Comparative Study, Community Reading Centre, Literation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan antara TBM Ngudi Kawruh dan TBM Guyub Rukun dalam literasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk pengumpulan data, metode yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian, uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Sedangkan analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini merujuk kepada model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari 6 (enam) dimensi literasi yang digunakan sebagai rujukan teori, kegiatan literasi TBM Ngudi Kawruh lebih banyak dibandingkan TBM Guyub Rukun. Jika TBM Ngudi Kawruh memenuhi 6 (enam) dimensi literasi tersebut, maka TBM Guyub Rukun hanya mencakup 5 (lima) dimensi dari 6 dimensi literasi yaitu literasi baca tulis, literasi sains, literasi digital, literasi finansial serta literasi budaya dan kewargaan.Kata Kunci : Studi Perbandingan, Taman Bacaan Masyarakat, Literasi
Copyrights © 2023