Masalah utama dalam melakukan pengobatan lupus adalah kebanyakan obat untuk terapi yang diberikan belum mendapat pengesahan sehingga masih termasuk dalam golongan obat off label untuk pengobatan lupus. Penggunaan obat off label dapat membawa potensi kejadian efek samping pada pasien Lupus yang berdampak peningkatan biaya kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran biaya kesehatan pada pasien lupus yang menggunakan obat off label pada terapinya, sebagai evaluasi terpadu dalam mengupayakan peningkatan kualitas hidup dan menjamin perawatan yang tepat pada pasien Lupus. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional deskriptif dengan menggunakan cara survey untuk melihat kejadian efek samping penggunaan obat-obatan off label pada pasien lupus. Penelitian ini merupakan penelitian prospektif yang dilakukan dengan mengobservasi pasien lupus untuk mengetahui biaya kesehatan yang dikeluarkan dalam terapi yang menggunakan obat off label. Hasil penelitian didapatkan responden terbanyak berada pada usia dewasa (19 responden atau 47,5%), kemudian responden terbanyak adalah perempuan (37 responden atau 92,5%). Hasil penelitian ini menunjukkan dengan jelas bahwa gambaran biaya Kesehatan dalam penggunaan obat off label pengobatan penyakit Lupus yang paling tinggi yaitu 2 kombinasi obat off label Metylprednisolon dan Imuran sebesar Rp.313.285. Kemudian biaya terendah yaitu penggunaan monoterapi metylprednisolon sebesar Rp.5.833.
Copyrights © 2024