Indera penglihatan merupakan organ penting untuk manusia Mata mempunyai peran yang vital terutama berkaitan dengan aktivitas kehidupan manusia. Di dunia kurang lebih 1,3 miliar manusia mengalami gangguan penglihatan. Prevalensi kebutaan di Indonesia mencapai 3% dari populasi, dan penyakit katarak menempati urutan utama penyebab kebutaan pada kisaran 70-80%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi katarak. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel adalah purposive sampling, dengan total responden berjumlah 42 responden. Kuesioner merupakan alat pengumpulan data dalam penelitian ini, meiputi kuesioner demografi, Komunikasi Terapeutik Perawat, dan APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety And Information Scale). Hasil penelitian menunjukkan uji Spearman Rank (rho) di dapat nilai p-value sebesar 0.005, dan nilai r sebesar -0.423. Terdapat hubungan signifikan komunikasi terapeutik perawat terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi katarak, dengan ke eratan hubungan cukup kuat. Angka koefisien korelasi bersifat negatif sehingga hubungan kedua variabel bersifat tidak searah yang artinya, semakin baik tingkat komunikasi terapeutik perawat maka semakin rendah tingkat kecemasan pasien pre operasi katarak.
Copyrights © 2024