Populasi penduduk lansia di Indonesia pada tahun 2010 mengalami peningkatan dari 18 juta jiwa (7,56%) menjadi 25,9 juta jiwa (9,7%) pada tahun 2019, dan perkiraan bahwa angka ini akan terus meningkat, dengan perkiraan mencapai 48,2 juta jiwa (15,77%) dari total penduduk Indonesia pada tahun 2035. Masalah gangguan tidur pada lansia dapat diatasi dengan pemberian Chair Based Exercise. Chair Based Exercise efektif dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur insomnia pada lansia yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti kecemasan, stres emosional, stres psikologis, hipertensi dan kolesterol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan tindakan fisioterapi pada kualitas tidur lansia dipanti x dengan menggunakan Chair based Exercise (CBE). Penelitian ini menggunakan case study dimana pengambilan sampelnya terdiri dari 3 sampel pasien yang termasuk dalam kategori susah tidur cukup buruk dengan akurasi pemberian intervensi 3 kali perminggu dalam waktu 15-20 menit. Hasil penelitian didapatkan setelah diberikan intervensi Chair Based Exercise yang dilakukan oleh lansia sebanyak 9 kali pertemuan dengan frekuensi 3 kali perminggu dalam waktu 15-20 menit pada setiap pertemuan menunjukkan pengaruh positif berupa peningkatan kualitas tidur pada lansia. Maka dapat disimpulkan bahwa Chair Based Exercise berpengaruh terhadap kualitas tidur lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 sesuai dengan tujuan awal dan hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Durutruck pada tahun 2021 dimana hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh Chair Based Exercise terhadap peningkatan yang signifikan pada kualitas maupun kuantitas tidur pada lansia.
Copyrights © 2024