Tatalaksana STEMI dengan onset yang timbul dalam 12 jam adalah reperfusi. Tatalaksana reperfusi apapun membutuhkan pemberian antiplatelet, terutama dual antiplatelet dengan kombinasi aspirin dan P2Y12 reseptor antagonis. Manajemen terapi antiplatelet pada pasien STEMI dengan trombositopenia memberi tantangan karena pasien memiliki resiko tinggi terjadinya perdarahan dan iskemia. Dilaporkan kasus pasien laki laki berusia 45 tahun dengan keluhan dada kiri terasa berat yang terasa sejak 2 jam lalu saat pasien sedang menyiram tanaman, keluhan dada kiri tidak menjalar ke hingga ke lengan kiri maupun dagu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum baik, namun beberapa tanda vital meningkat. Hasil laboratorium menunjukkan penurunan trombosit dan hasil dari pemeriksaan enzim jantung didapatkan peningkatan dari Troponin-l. Pada hasil pemeriksaan ekokardiografi didapatkan hipokinetik pada mid anterolateral, apikal lateral, dengan kontraktilitas ventrikel kiri menurun dengan ejection fraction 48% dan TAPSE 2,1. Pasien didiagnosis STEMI inferior dengan trombositopenia dan pasien diberikan terapi berupa pilihan antikoagulan fondaparinux 2,5 cc dengan cek darah lengkap serial setiap hari. Pasien dipulangkan di hari ke-5 dengan terapi ramipril 1 x 5 mg, bisoprolol 1 x 5 mg, clopidogrel 1 x 75 mg, atorvastatin 1 x 40 mg dan spironolakton 1 x 25 m, dengan nilai PLT saat dipulangkan adalah 78 x 103 /uL.
Copyrights © 2024