Kejang adalah kondisi neurologis yang umum ditemui pada neonatus, bayi dan anak-anak. Kejang dapat terjadi karena adanya depolarisasi berlebihan dari neuron otak. Etiologi kejang dapat dibedakan menjadi intracranial dan ekstrakranial. Pada laporan kasus ini kami melaporkan bayi usia 34 hari datang dengan keluhan kejang berulang tanpa demam, kejang dikatakan seluruh tubuh mata mendelik ke atas dengan durasi kurang lebih 1 menit pada setiap kejang, setelah kejang pasien menangis. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukannya defisiti neurologis dan adanya tanda infeksi. Pemeriksaan darah didapatkan hipokalsemia (1.21 mmol/l) dan hiperparatiroid (132.7 pg/mL). Pemeriksaan CT- Scan kepala tanpa kontras dalam batas normal. Pasien kemudian didiagnosis dengan hipokalsemia akibat hiperparatiroid, dengan tatalaksana koreksi kalsium glukonas 550 mg dalam 50 Normal Saline habis dalam 2 jam, cairan rumatan kalsium glukonas 5 cc dalam IVFD Tridek 100 (500cc) diberikan dalam 18 tpm mikro, fenobarbital, fenitoin dan antibiotic. Pada hari ke 11 pasien mengalami perbaikan klinis sehingga dipulangkan.
Copyrights © 2024