Sistem pemeliharaan memiliki peran penting dalam melakukan kegiatan produksi. Tujuan utama dari pemeliharaan yaitu untuk menjaga keandalan mesin (reliability) agar mesin selalu berfungsi sebagaimana mestinya. Sistem pemeliharaan pada perusahaan dilakukan untuk mengantisipasi bahwa mesin produksi sering terjadi kerusakan pada tengah-tengah proses produksi sehingga kegagalan fungsi mesin akan terjadi yang menyebabkan produktivitas menurun, serta biaya maintenance yang besar. Dalam sebuah industri konstruksi minyak dan gas, diperlukan adanya mesin Cathode Washing Striping Machine yang digunakan untuk penyulingan tembaga agar dapat meningkatkan produksi serta meningkatkan keselamatan kerja seperti di PT Chiyoda International Indonesia. Dari seluruh mesin yang digunakan dalam proses produksi tersebut, mesin Cathode Washing Striping Machine lebih sering mengalami kerusakan dibandingkan dengan mesin yang lain. penelitian ini akan memberikan usulan mengenai preventif maintenance pada mesin CSM di PT Chiyoda International Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Reliabilty Centered Machine (RCM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Melalui metode tersebut akan dilihat bagaimana perbandingan maintenance yang sedang berjalan dengan maintenance usulan.
Copyrights © 2024