Perkembangan sepeda motor di Indonesia tercermin dalam faktor harga terjangkau, biaya perawatan murah, dan reputasi merek, khususnya Honda. Namun, perhatian terpusat pada masalah rangka eSAF pada Honda BeAT, yang mengalami keropos, berkarat, dan patah, memicu perdebatan di media sosial. Kualitas rangka ini menjadi sorotan, menimbulkan kebutuhan akan transparansi dan solusi yang memadai dari pihak produsen. Penelitian ini merupakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada analisis konten media sosial TikTok di akun @welovehonda dan wawancara dengan 30 netizen terkait isu rangka eSAF Honda. Responden, sebagian besar berusia 20-29 tahun, mencerminkan kekhawatiran terhadap kualitas, kinerja, dan daya tahan rangka eSAF dalam keputusan pembelian. Wawancara menunjukkan bahwa netizen menginginkan peningkatan kualitas dan panduan perawatan sebagai solusi atas ketidakpastian terkait rangka eSAF. Kesimpulan penelitian menggarisbawahi pentingnya kualitas, daya tahan, dan kinerja rangka, serta menyoroti peran kolaborasi antara produsen, pihak berwenang, dan komunitas pengguna untuk meningkatkan kepercayaan pada produk sepeda motor ini.
Copyrights © 2024