Banyak pelaku usaha menghadapi masalah persediaan karena proses penjadwalan pembelian bahan baku yang tidak sesuai dan seringkali dilakukan secara berulang, menyebabkan kurang efisiensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi biaya persediaan. Penelitian ini menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), sebuah pendekatan untuk menentukan jumlah pemesanan yang dapat memaksimalkan keuntungan dan mengurangi biaya pengeluaran pada bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ berhasil mengurangi total biaya hingga 59 % dari Rp297.469.472 menjadi Rp121.630.588, hal ini menunjukkan efisiensi dalam pengelolaan biaya persediaan.
Copyrights © 2024