Hubungan Tingkat Pengetahuan Petugas Pengelola Obat dengan Tingkat Ketersediaan Obat Di Puskesmas Kota Malang
Vol. 9 No. 2 (2024)

Analisis Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) Secara Kuantitatif Di RSUD Provinsi NTB Tahun 2019

Candra Eka Puspitasari (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2024

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi di negara berkembang setelah penyakit infeksi saluran pernapasan atas. Angka kejadian ISK pada tahun 2018 di Indonesia cukup tinggi yaitu berkisar antara 39-60%. Antibiotik merupakan terapi utama untuk penyakit ISK, namun penggunaan antibiotik yang berlebihan dan tidak tepat dapat menjadi penyebab resistensi antibiotik terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan antibiotik pada pasien ISK secara kuantitatif di RSUD Provinsi NTB pada tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif menggunakan desain cross sectional. Terdapat 47 orang pasien dengan diagnosis ISK (N39.0) yang terlibat dalam penelitian ini. Penggunaan antibiotik secara kuantitatif dihitung menggunakan metode ATC/DDD yang didasarkan pada standar WHO. Diperoleh nilai total DDD/100 Patient-days sebesar 51,26 dengan seftriakson sebagai antibiotik dengan nilai DDD/100 patient-days tertinggi yaitu 19,78 dan memiliki nilai terbesar pada segmen DU 90% yaitu senilai 38,59 %.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

pji

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan petugas pengelola obat dengan tingkat ketersediaan obat di beberapa Puskesmas Kota Malang. Penelitian yang dilakukan merupakan observasional analitik cross sectional. Teknik pengambilan sampel responden adalah dengan total ...