Kerjasama yang terjadi di dunia tidak hanya berlaku pada entitas negara saja, tapi juga terjadi pada entitas subnasional (paradiplomasi) seperti yang terjadi pada pemerintah daerah Seoul dan Tokyo dengan kerjasama sister city nya. Pesat dan cepatnya pertumbuhan yang terjadi di Seoul menjadi alasan kenapa mereka mau melakukan kerjasama di bidang sister city namun dengan adanya hal tersebut urgensi kerjasama sister city masih dipertanyakan terutama pada bidang perkotaan dan budaya apakah kerjasama tersebut membuahkan hasil. Untuk mendapatkan pembahasan tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data berupa literatur dari penelitian, website, buku serta dokumen lainnya. Hasil yang didapatkan bahwasannya terdapat aktivitas paradiplomasi yang signifikan terutama di bidang budaya, didapatkan juga bahwasannya faktor sejarah kedua negara Korea Selatan dan Jepang bisa menjadi hambatan dalam usaha kerjasama sister city antara Seoul dan Tokyo.
Copyrights © 2024