AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
Vol 12, No 1 (2019)

Karakteristik Gel HPMC Ekstrak Ikan Toman (Channa micropeltes)

Firlianty, Firlianty (Unknown)
Rario, Rario (Unknown)
Naibaho, Elisa Br. (Unknown)
Elita, Elita (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 May 2019

Abstract

Ikan toman (Channa micropeltes) merupakan salah satu ikan jenis ikan air tawar yang memiliki kandungan protein albumin yang tinggi dan dapat mempercepat penyembuhan luka. Salah satu kelemahan dari pemanfatan albumin ikan toman (Channa micropeltes) adalah bau amis yang tidak disukai oleh masyarakat. Sehingga diperlukan alternatif dalam pemanfaatan ekstrak ikan toman (Channa micropeltes) yaitu dengan pembuatan sediaan gel ekstrak ikan toman (Channa micropeltes). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ikan toman (Channa micropeltes) dengan konsentrasi yang berbeda terhadap karakteristik gel. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dan analisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu 1,5%, 3%, 4,5% dan kontrol. Uji karaktersitik dalam penelitian ini adalah uji pH, daya sebar, homogenitas dan organoleptik. Dari penelitian yang sudah dilaksakan Gel HPMC ektrak ikan toman dibuat ke dalam empat formulasi dengan variasi ektrak ikan toman 0%, 1,5%, 3%, dan 4,5%. Evaluasi hasil ekstrak gel meliputi uji pH, daya sebar dan uji inderawi dan uji homogenitas, hasil penelitian menunjukan pH dari gel HPMC ektrak ikan dalam rentang 8,33-8,53 dan untuk uji daya sebar pada 4,7 – 5,66.  Untuk uji inderawi warna didapatkan hasil bahwa semakin banyak ekstrak yang diberikan maka warna gel semakin keruh, bau khas dan tekstur yang lembut. Hasil uji homogenitas menunjukan bahwa keempat formulasi memiliki homogenitas gel yang baik.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

AGRIKAN

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna ...