Perspektif teori keagenan (agency theory) menyiratkan adanyainformasi asimetris yang timbul diantara prinsipal dan agen. Hal itudiakibatkan adanya salah satu pihak-umumnya agen, memilikiinformasi yang jauh lebih banyak dibanding prinsipal dan adakeinginan dari agen untuk tidak mengungkapkan seluruh informasiyang dimilikinya itu. Situasi informasi asimetris tersebut sangatmerugikan, mengingat arti penting informasi dalam prosespengambilan keputusan dan adanya risiko informasi yang akantimbul. Informasi yang tidak lengkap, tidak akurat, dan keliru dapatmenghasilkan keputusan yang tidak optimal. Untuk itulah diperlukanupaya untuk mengurangi bahkan menghilangkan informasi asimetris.Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi informasiasimetris adalah melalui penggunaan pengungkapan (disclosure) ataslaporan keuangan.
Copyrights © 2006