Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi pasar E-Commerce yang sangat besar. Pertumbuhan pasar yang pesat ini mendorong pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mendorong percepatan adopsi E-Commerce bagi para pelaku usaha. Penggunaan E-Commerce dalam kegiatan usaha dapat meningkatkan produktifitas, namun pengadopsiannya cenderung lambat pada negara-negara berkembang. Penelitian disertasi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh Organizational Readiness, National Readiness terhadap adopsi E-Commerce pada UMKM bidang fashion di Jawa Barat. Variabel pada penelitian ini mencakup variabel eksogen yang terdiri dari Perceived Organizational Readiness, Perceived National Readiness, serta adopsi E-Commerce sebagai variabel endogen. Penelitian ini menggunakan 403 responden. Pemilihan responden menggunakan pendekatan non-probability sampling dengan metode convenience sampling. Teknik pengolahan data menggunakan software Smart PLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Perceived Organizational Readiness dan, Perceived National Readiness berpengaruh terhadap adopsi E-Commerce.
Copyrights © 2024