Laportea decumana yang biasa disebut oleh masyarakat sebagai daun gatal sudah secara turun-temurun digunakan oleh masyarakat Papua sebagai obat antinyeri (WHO, 2009). Di dalam tubuh sendiri terdapat mekanisme antioksidan atau antirdikal bebas (Dyatmiko dkk., 2000), yang berfungsi melindungi tubuh terhadap serangan radikal bebas, yang dibentuk oleh beberapa enzim antioksidan dalam tubuh seperti superoksida dismutase, katalase dan glutasion peroksidase, pada hasil uji skrining fitokimia, daun gatal mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, tanin, glikosida dan steroid/triterpenoid (Simaremare, 2014; Hestiningtyas, dkk 2019). kategori IC50 yang baik adalah kurang dari 50-100 µg/mL. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas antioksidan fraksi etanol tanaman daun gatal (Laportea decumana) menggunakan metode DPPH. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode DPPH dengan menggunakan tingkat kepolaran yang berbeda yaitu menggunakan N-Heksan, Etil Asetat, Air serta Vitamin C (sebagai control positif) dengan 3x replikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai IC50 di bawah kontrol positif (Vitamin C sebesar 58,24 µg/mL) dimana frakasi N-heksan sebesar 5.030 µg/mL, fraksi etil asetat 5.969 µg/mL dan fraksi air 7.870 µg/mL. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ketiga fraksi tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang lemah jika dibandingkan dengan control positif.
Copyrights © 2023