Fenomena global yang dikenal dengan istilah kehamilan remaja didefinisikan sebagai perempuan yang hamil pada usia 10 sampai 19 tahun. Pada tahun 2020, Indeks Pembangunan Pemuda memaparkan data kehamilan remaja adalah 18,22% di Indonesia. Tahun 2015, Kemenkes RI juga memaparkan sebuah data yaitu terdapat sebanyak 3,8% insidensi kejadian abortus spontan remaja di Indonesia. Berbagai macam faktor dapat berkontribusi dalam kejadian abortus spontan pada kehamilan remaja. Mengetahui karakteristik kehamilan remaja dengan kejadian abortus spontan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif retrospektif dengan design potong lintang. Sampel terdiri dari 12 pasien yang diperoleh dari rekam medis Rumah Sakit Sumber Waras pada tahun 2020 – 2022 dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Prevalensi kejadian abortus spontan pada kehamilan remaja di Rumah Sakit Sumber Waras adalah 4,61%. Karakteristik yang ditemukan meliputi 75% kehamilan remaja terjadi pada usia 18 – 19 tahun, insidensi keguguran dini adalah 66,67%, prevalensi remaja yang sudah menikah adalah 83,33% dan terdapat remaja dengan pendidikan terakhir SMA adalah 50%. Kejadian abortus pada kehamilan remaja masih cukup tinggi di Rumah Sakit Sumber Waras.
Copyrights © 2023