“Batik” merupakan warisan budaya bangsa Indonesia. Batik atau yang berarti meneteskan tinta dengan canting sehingga membentuk coretan yang terdiri dari susunan titik-titik dan goresan ini sering dijumpai pada produk kain atau pakaian. Berbeda halnya dengan unsur “batik” dalam sebuah kemasan produk kecantikan saat ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui makna dan pesan dari penggunaan “batik” motif bunga dalam sebuah produk kecantintikan yang identik dengan pemakian para wanita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pengaplikasikan pada teori semiotika Roland Barthes. Peneliti memilih desain kemasan lipstick matte velvet yang diluncurkan pada tahun pada sebuah produk kecantikan untuk dijadikan objek penelitian. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemaknaan bertingkat melalui teori semiotika Barthes, yaitu melalui makna denotasi, konotasi, dan mitos. Teridentifikasi penanda dan petanda yang merepresentasikan “batik” dari warisan budaya Indonesia yang diimplementasikan dalam produk kecantikan. Motif bunga dipilih dalam motif desain kemasan dengan warna-warna cerah yang merepresentasikan tanda-tanda sebuah produk kecantikan. Kata Kunci: Representasi, Motif Bunga, Kemasan, Produk Kecantikan, Semiotika
Copyrights © 2023