Permintaan cetak merupakan salah satu satu hal terpenting dalam industri percetakan. Permintaan cetak yang tidak terduga dapat menyebabkan kelebihan ataupun kekurangan bahan baku serta produk jadi, hal ini lah yang dapat berdampak negatif bagi probabilitas perusahaan. Permintaan cetak juga merupakan tantangan utama bagi industri percetakan dalam memprediksi permintaan cetak yang akurat, hal ini juga lah yang dialami oleh CV. Grand Grafika. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode forecasting dengan menggunakan algortima time series dan menggunakan model ARIMA (AutoRegressive Integrated Moving Average) dalam memprediksi permintaan cetak. Dari penelitian ini menghasilkan model ARIMA terbaik yaitu ARIMA (1,0,0) dengan nilai RMSE sebesar 10.69, MAPE sebesar 0.02, dan MAE sebesar 8.69.
Copyrights © 2024