Diabetes melitus merupakan kelainan metabolisme kronis ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah karena menurunnya sekresi insulin di pankreas. Penderita DM akan mengalami banyak komplikasi serius jangka panjang seperti penyakit kardiovaskuler yang dapat menyebabkan kematian, kerusakan di berbagai organ seperti retina, ginjal, saraf, dan penyakit neurodegenerative. Akibat banyaknya komplikasi yang ditimbulkan dan terjadi penurunan kualitasi hidup, maka banyak penderita diabetes berusaha mengontrol kadar gula darahnya menggunakan obat herbal atau bahan alam seperti daun kelor. Daun kelor memiliki aktivitas biologi mengandung flavonoid sebagai antidiabetic yang mampu melindungi sel dari kerusakan dengan cara meningkatkan antioksidan seluler sehingga meminimalkan kondisi hiperglikemik dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah. Metode yang digunakan adalah studi kasus bertujuan untuk melakukan pemberian air rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita DM tipe 2. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan wawancara, observasi dan pengukuran gula. Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah selama 5 hari pemberian yaitu sebelum diberikan yaitu 505 mg/dl, setelah diberikan menjadi 459 mg/dl. Kesimpulan yang diperoleh adalah air rebusan daun kelor dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus.
Copyrights © 2024