Mahasiswa baru atau MABA merupakan status pada mahasiswa di tahun pertama kuliah. MABA seringkali mengalami kesulitan dalam mencari ruangan di gedung UTY Kampus 1 tersebut. Salah satu alasannya adalah denah ruangan yang masih berbentuk 2D. Seiring dengan perkembangan teknologi beberapa tahun ini, terkait perangkat bergerak salah satunya yaitu augmented reality (AR). Teknologi ini merupakan pengabungan objek 2D atau 3D dengan objek nyata ke dalam lingkungan yang maya secara realtime. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi petunjuk lokasi augmented reality dengan metode Location Based Service (LBS). Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah waterfall, dimulai dengan analisis kebutuhan yang dilanjutkan dengan perencanaan diagram UML (Unified Modelling Language). Hasil penelitian disajikan dalam bentuk aplikasi navigasi yang menghasilkan rute point-to-point dengan dukungan AR. Penggunaan dua teknologi tersebut dapat membantu aktivitas MABA dan dengan penggunaan smartphone membuat aplikasi denah tersebut dapat digunakan secara fleksibel. Kata kunci; UTY, MABA, Augmented Reality, Lokasi, Smartphone, Location Based Service
Copyrights © 2023