Perkembangan dunia bisnis membuat transaksi menjadi kompleks dan ketika cakupan operasi suatu badan usaha semakin berkembang, unit bisnis harus mengoptimalkan setiap proses bisnis agar dapat bekerja lebih efektif di area mereka. Oleh karena itu, proses bisnis harus diubah untuk menggantikan sistem warisan dengan sistem revolusioner. Business Process Reengineering (BPR) merupakan konsep pembangunan ulang sistem dengan mengambil langkah-langkah radikal dan disruptif yang dapat menciptakan perbaikan, penghematan biaya dan percepatan proses. CV. Rahayu Motor merupakan salah satu usaha bengkel swasta di Kabupaten Malang yang bekerja dibidang jasa servis motor, dan pembelian barang terutama sparepart dan modifikasi. Masalahnya, banyak proses yang tidak optimal, sistem pencatatan yang masih manual, administrasi yang memakan waktu lama dan banyak sumber daya yang terbuang untuk proses-proses tertentu. Dari masalah yang ditemui, CV. Rahayu Motor perlu mengubah proses bisnis inventaris dan keuangan. Berdasarkan skenario penelitian yang dilakukan berhasil meningkatkan efisiensi dari 11.66% dan meningkat sebesar 88,34% dengan hasil akhir 100% sebagai simulasi terapan Teknologi Informasi. Kata kunci; Business Process Reengineering, Legacy System, Point of Sales, Teknologi Informasi
Copyrights © 2024