Kasus kelalaian dalam menggunakan alat-alat elektronik dirumah sering terjadi dan sering membuat korsleting, Contohnya kipas angin yang merupakan alat yang paling banyak ditemui di rumah sebagai pendingin ruangan. Pemilik seringkali lalai atau lupa mematikan perangkat tersebut, ataupun dalam kondisi ingin menyalakannya namun pemilik harus menuju saklar terlebih dahulu. Dalam penelitian ini akan mengimplementasikan sistem kendali kipas angin menggunakan Internet of Things, dimana dengan alat ini pemilik atau pengguna bisa mengetahui dan mengendalikan kondisi kipas lebih efisien menggunakan sebuah aplikasi pada smartphone android tanpa harus bergerak menuju saklar perangkat tersebut. Penelitian ini mengadopsi metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi Pustaka yang diambil dari MK Tattoo art sebuah studio tattoo yang berada di Yogyakarta. Hasil implementasi dari penelitian ini untuk meminimalisir kelalaian dalam penggunaan peralatan rumah kipas angin sehingga lebih optimal. Apabila mode otomatis diaktifkan, jika sensor DHT11 menangkap suhu melebihi 28°, kipas akan langsung menyala. Adapun ketika suhu dibawah 22° maka kipas akan mati secara otomatis. Saat suhu yang terdeteksi berkisar antara 23° sampai 27° kipas tersebut akan mengikuti kondisi awal, dimana ketika mode otomatis menyala dan kondisi awal 28° maka kipas tersebut hanya akan berhenti ketika sensor DHT11 mendeteksi suhu 22° ataupun bisa juga dimatikan melalui aplikasi android yang terhubung pada kipas tersebut. Kata kunci; Kipas Angin, Android, Internet of Things, Implementasi Sistem Kendali.
Copyrights © 2023