Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

KERAGAMAN GENETIK DAN DISTRIBUSI HAPLOGROUP TRENGGILING (Manis javanica Desmarest, 1822)

Sawitri, Reny (Unknown)
Takandjandji, Mariana (Unknown)
Zein, M. S A. (Unknown)
Rianti, Anita (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Mar 2016

Abstract

Kajian keragaman genetik dari populasi trenggiling (Manis javanica Desmarest, 1822) belum banyak dilakukan. Penelitian ini menganalisis sekuen fragmen D-loop DNA mitokondria trenggiling, yang bertujuanuntuk menyelidiki diversitas genetika trenggiling dari dua populasi, yaitu kawasan konservasi dan lembaga konservasi di Sumatera Utara dan Jawa. Fragmen D-loop DNA mitokondria yang teramplifikasi sepanjang 1129 pasang basa, terdapat 55 haplotipe dengan 120 situs, dan 12 haplogroup.  Tiga frekuensi haplotipe tertinggi dijumpai pada H-19 (9,09%), H-15 dan H-43 (3,64%), dan lainnya 1,8%. Jarak genetik antarhaplotipe trenggiling berkisar antara 0,001-0,099 dengan rata-rata 0,012. Jarak genetik haplogroup dengan reference berkisar 0.001-0,019; jarak genetik dalam haplogroup berkisar antara 0,003-0,015; jarak genetikantar haplogroup berkisar 0,003-0,021, dan jarak genetik antara haplogroup dengan outgroup berkisar 0,0940,109. Diversitas nukleotida (Pi) sebesar 0,008 dan diversitas haplotipe (Hd) 0,994±0,006, yangmenunjukkan keragaman genetik yang tinggi. Hasil Tajima test pada jarak genetik antar haplotipe populasi trenggiling menunjukkan nilai D: -2,337 (berbeda nyata pada taraf P<0,1), sedangkan hasil Fu and Lis testmenghasilkan D: -4,444 dan F: -4,337 (berbeda nyata pada taraf P<0,02). Hal ini merupakan indikator tingginya keragaman genetik dan ekspansi populasi trenggiling.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam (JPHKA) merupakan publikasi ilmiah resmi yang menerbitkan tulisan hasil penelitian yang mencakup bidang silvikultur hutan alam, nilai hutan, pengaruh hutan, botani dan ekologi hutan, perhutanan sosial, mikrobiologi hutan dan konservasi keanekaragaman ...