Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia
Vol 4, No 2 (2024): Ritornera Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia

Mengelola Konflik dalam Gereja: Strategi Manajemen Konflik Menurut Efesus 4: 1-16

Baskoro, Paulus Kunto (Unknown)
Ayuningrum, Fransiska Nur Endah (Unknown)
Theresna, Jefri (Unknown)
Saputra, Anon Dwi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2024

Abstract

AbstractIn church life, conflict cannot be separated. Conflict is not something that must be avoided, but must be overcome in order to create congregational unity. Conflicts that occur are due to different backgrounds in the lives of each person in the congregation. Management is used to prevent conflict, but if conflict occurs, the focus is on resolving it. Conflicts that occur in a church have fatal consequences if they are not handled well, such as leadership not being optimal, the number of congregations decreasing, leadership cadre not occurring, church services becoming ineffective and the local church not reflecting the likeness of Christ. Based on the analysis of Ephesians 4: 1 – 16, there are four principles that can be applied in the church to maintain unity and prevent conflict, namely living in unity, building unity, diversity to build unity, the means to achieve true unity is Jesus. The method used is a descriptive qualitative method. The aim is First, to examine conflict management strategies based on Ephesians 4:1-6. Second, implementing the values from the results of the conflict management strategy study into today's church.Keywords: Ephesias, Church, Unity, Conflict, Management AbstrakDalam kehidupan gereja juga tidak terlepas dengan namanya konflik. Konflik itu bukan hal yang harus dihindari, tetapi harus diatasi agar dapat tercipta kesatuan jemaat. Konflik yang terjadi dikarenakan perbedaan latar belakang dalam kehidupan setiap orang di dalam jemaat. Manajemen digunakan untuk mencegah konflik, tetapi apabila terjadi konflik, maka fokusnya adalah pada penyelesaiannya. Konflik yang terjadi dalam sebuah gereja berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik, seperti kepemimpinan menjadi tidak maksimal, mengalami penurunan jumlah jemaat, pengkaderan kepemimpinan tidak terjadi, pelayanan gereja menjadi tidak efektif dan gereja secara lokal tidak mencerminkan keserupaan dengan Kristus. Berdasarkan analisis Efesus 4: 1 – 16 ada empat prinsip yang bisa diterapakan di dalam gereja untuk menjaga persatuan dan mencegah terjadinya konflik, yaitu hidup dalam kesatuan, membangun kesatuan, keberagaman untuk membangun kesatuan, sarana untuk mencapai kesatuan sejati adalah Yesus. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Tujuannya adalah Pertama, mengkaji strategi managemen konflik berdasarkan Efesus 4:1-6. Kedua, mengimplementasikan nilai-nilai dari hasil kajian strategi managemen konflik ke dalam gereja masa kini.Kata kunci : Efesus, Gereja, Kesatuan, Konflik, Manajemen

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JPI

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia merupakan wadah untuk memublikasi hasil penelitian ilmiah para dosen / peneliti pada bidang Teologi. Fokus dan Scope pada Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia adalah: Sejarah pada Teologi Kajian Teologi Pentakosta Tokoh gereja Liturgi Musik ...