Pengukuran status gizi balita dapat dinilai dengan mengukur tubuh manusia yang dikenal dengan istilah “Antropometri”. Posyandu di Desa Sukalilah Cibatu Kabupaten Garut Jawa Barat salah satunya yang dapat melakukan pemeriksaan dan pengukuran antropometri agar dapat mengetahui status gizi balita dengan cara orang tua berkonsultasi dengan kader atau petugas kesehatan. Standar rujukan yang dipakai untuk penentuan klasifikasi status gizi dengan antropometri berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri. Untuk mengukur antropometri disini menggunakan indeks BB/U, karena dapat lebih mudah dimengerti oleh masyarakat umum dan sensitif untuk dapat melihat status gizi jangka pendek Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode klasifikasi Data Mining algoritma C4.5. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi status gizi tersebut dan mendapatkan hasil status gizi agar lebih akurat dan efisien. Hasil akurasi yang diperoleh dari aplikasi rapidminer dengan status gizi kategori baik dan buruk yaitu 95,50%.
Copyrights © 2023