Biji labu kuning mengandung senyawa golongan karotenoid seperti β-karoten yang dapat dimanfaatkan sebagai prekursor vitamnin A dalam tubuh manusia. Beberapa pelarut dapat digunakan untuk memperoleh konsentrasi β-karoten yang tinggi. Metanol, etanol dan heksan adalah pelarut dengan indeks kepolaran yang sedikit berbeda. jumlah hidrokarbon yang berbeda pada ketiga jenis pelarut akan mempengaruhi kelarutan β-karoten pada masing-masing pelarut. larutan ekstrak biji labu kuning pada masing-masing pelarut dilakukan analisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 453 nm. Konsentrasi tertinggi β-karoten berturut-turut yaitu etanol, heksan, dan metanol. Etanol memberikan nilai 43,995 µg/g, heksan 38,054 µg/g, dan metanol 24,142µg/g
Copyrights © 2024