Kemiskinan menjadi benang merah kehidupan manusia dimanapun, ia ibarat pasangan dari kelompok kaya. Tak ada orang kaya, kecuali adanya kehidupan orang miskin, begitu juga sebaliknya. Namun demikian, kemiskinan bukan berarti harus dibiarkan, kelompok ini masih bisa diusahakan untuk bergeser ke strata kelompok kaya. Islam memberi kesempatan itu melalui pendayagunaan zakat produktif sebagai tanggungjawab sebagai agama yang Rahmatan lil Alamin. Wilayah Bandung Barat menjadi pilot proyek zakat produktif (Zmart) melalui usaha masyarakat kecil dan menengah (UMKM) yang begitu marak di daerah tersebut dengan pendampingan pembutan program, pengorganisasian, aksi lapangan dan kontroling sebagai tahapanya. Penelitian ini melalui pendekatan observasi lapangan yang intensif, bertatap muka saat obyek melakukan kegiatan agar ditemukan keunikannya. Hasilnya, peserta zakat produktif tersebut mengalami peningkatan penghasilan, karena mendapatkan bantuan kemudahan dalam belanja barang, pemasaran dan pengelolaan keuangan yang mudah untuk dikontrol. Kata kunci : kemiskinan; zakat produktif; pemberdayaan; pendapingan
Copyrights © 2024