Kelelahan kerja ditandai dengan kurangnya energi dan minat pada pekerjaan seseorang, serta kurangnya motivasi dan produktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor (seperti usia, beban kerja, masa kerja, dan stres kerja) yang berkontribusi terhadap kelelahan kerja pada perawat IGD RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2023. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan mengaplikasikan pendekatan studi cross-sectional. Dengan menggunakan teknik total sampling, populasi dan sampel penelitian adalah seluruh perawat IGD RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara yang berjumlah 31 orang. Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dan dependen. Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat hubungan antara usia dengan kelelahan kerja (p = 0,034), ada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,007), ada hubungan antara stres kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,002), dan tidak terdapat hubungan antara masa kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,894). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perawat yang berusia tua lebih berpotensi mengalami kelelahan kerja karena faktor-faktor seperti peningkatan beban kerja dan stres kerja. Korelasi antara masa kerja dan kelelahan kerja adalah nol. Kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara usia, beban kerja, dan stres kerja dengan kelelahan kerja. Akan tetapi, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara masa kerja dengan kelelahan kerja. Kata Kunci: beban kerja, kelelahan kerja, masa kerja, stres kerja, usia
Copyrights © 2024